Mengungkap Makna Leksikal dan Konseptual Penamaan Kampung di Desa Peniwen melalui Pendekatan Digital USAS: Sebuah Studi Antropolinguisitik

Grace Glorin, Lilik Wahyuni

Abstract


The naming of villages in Peniwen Village represents a linguistic practice embedded with cultural meanings, collective memory, and socio-ecological relations of the local community. This study addresses the limited integration of anthropolinguistic approaches with systematic digital semantic analysis in toponymic research. The aim of this study is to uncover the cultural meanings of village names in Peniwen Village through semantic domain mapping using the UCREL Semantic Analysis System (USAS). This research adopts a qualitative approach with a narrative study design. Data were collected through narrative exploration, in-depth interviews, and document analysis, and analyzed using content analysis combined with USAS semantic tagging. The results of the study show that the naming of villages in Peniwen Village is not arbitrary, but rather structured in several dominant semantic domains, namely the meaning of space and spatial orientation (M6, M7), nature and environment (W1, L2, L3), as well as collective thoughts, beliefs, and ideologies (S1.2.1, X2.1, X2.6). These results demonstrate that toponymy functions as a medium for transmitting cultural values, belief systems, and ecological knowledge across generations, while highlighting the contribution of digital semantic approaches in advancing anthropolinguistic studies and sustainable cultural heritage preservation.


Abstrak

Penamaan kampung di Desa Peniwen merepresentasikan praktik kebahasaan yang memuat makna budaya, memori kolektif, dan relasi sosial-ekologis masyarakat setempat. Penelitian ini berangkat dari persoalan masih terbatasnya kajian toponimi yang mengintegrasikan pendekatan antropolinguistik dengan analisis semantik digital secara sistematis. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap makna budaya penamaan kampung di Desa Peniwen melalui pemetaan domain semantik menggunakan UCREL Semantic Analysis System (USAS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi naratif. Data dikumpulkan melalui eksplorasi naratif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi dan penandaan semantik USAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan kampung di Desa Peniwen tidak bersifat arbitrer, melainkan terstruktur dalam beberapa domain semantik dominan, yaitu makna ruang dan orientasi spasial (M6, M7), alam dan lingkungan (W1, L2, L3), serta pemikiran, kepercayaan, dan ideologi kolektif (S1.2.1, X2.1, X2.6). Temuan ini menegaskan bahwa toponimi berfungsi sebagai medium pewarisan nilai budaya, sistem kepercayaan, dan pengetahuan ekologis masyarakat secara lintas generasi, sekaligus menunjukkan potensi pendekatan semantik digital dalam memperkaya kajian antropolinguistik dan pelestarian warisan budaya berkelanjutan.

Keywords


anthropolinguistics; cultural meaning; Peniwen Village; toponymy

Full Text:

PDF

References


Abdani, Z. A., Fauziyani, W., Rahmah, M., Nisa, Z. A., Mubarok, A. I., Rosyita, E., Annastasya, A., & Oktavianti, I. (2025). Melemahnya Identitas Lokal di Era Globalisasi: Analisis Faktor, Dampak, dan Strategi Penguatan Berbasis Tinjauan Pustaka Sistematis. Journal of Social Humanities and Education, 1(2), 266—274.

Achmad, A. R., Natasia, R., & Haliq, A. (2025). Revitalisasi Tradisi Lisan Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal di Era Modern. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 211—230.

Anisah, A., Hilaliyah, H., & Yunus, S. (2025). Toponimi Nama-Nama Kampung di Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 5(4), 5610—5618. https://doi.org/10.53769/deiktis.v5i4.1979

Arfah, A., Aswandikari, A., Burhanudin, B., Saharudin, S., & Sirulhaq, S. (2026). Jejak Sejarah dan Makna Budaya: Analisis Toponimi Penamaan Desa Wilamaci dan Tolotangga di Bima. Panthera: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains Dan Terapan, 6(1), 179–187. https://doi.org/10.36312/panthera.v6i1.847

Baruadi, M. K., Sunarty, S. E., Novriyanto, N., & Hendra, H. (2024). Journal of Language Teaching and Research, 15(1), 301—309. https://doi.org/10.17507/Jltr.1501.33

Ekasani, K. A., Denok, L., Putu, D. Y. P., & Ida, A. G. K. (2024). Semantik Toponimi Penamaan Desa di Kecamatan Tegallang Kabupaten Gianyar Provinsi Bali. Kontruktivisme, 16(1), 113—123.

Febriyanti, P. (2024). Toponimi Nama-Nama Kelurahan di Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu (Doctoral dissertation, UIN Fatmawari Sukarno).

Handayani, W. R. (2025). Analisis Linguistik Antrologi Toponimi Nama Pulau Tukung dan Pulau Babi di Balikpapan, Kalimantan Timur. CaLLs: Journal of Culture, Arts, Literature and Linguistics, (11)1, 53—72. http://dx.doi.org/10.30872/calls.v11i1.18683

Hariati, P. (2025). Bahasa yang Terluka: Ekolinguistik dalam Krisis Ekologi Global. Payakumbuh: Serasi Media Teknologi.

Hatima, Y. (2025). Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Menumbuhkan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(3), 24—39. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i3.47

Hilmy, A. M., & Savitri, A. D. (2023). Penamaan Desa di Kabupaten Banyuwangi: Kajian Toponimi. Sapala, 10(1), 46—55.

Hotimah, H., & Albaburrahim, A. (2024). Ekologi Toponimi: Pengaruh Lingkungan terhadap Penamaan Desa di Kecamatan Larangan. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 472—484. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.17361

Lim, W. M. (2025). What Is Qualitative Research? An Overview and Guidelines. Australian Marketing Journal, 22(2), 199—229. https://doi.org/10.1177/14413582241264619

Longhi, J. (2020). Proposals for a Discourse Analysis Practice Integrated into Digital Humanities: Theoretical Issues, Practical Applications, and Methodological Consequences. Languages, 5(5), 1—18. https://doi.org/10.3390/languages5010005

Lukman, L., & Widyastuti, C. S. (2024). Bahasa Indonesia sebagai Produk Budaya dan Bagian dari Bahasa Austronesia: Suatu Tinjauan Linguistik Historis Komparatif. Kajian Linguistik dan Sastra, 3(1), 1—13. https://doi.org/10.22437/Kalistra.V3i1.30518

Maharani, D., Hasea, S. S., Nailah, C., Rowimatul, H., & Yuliana, S. (2025). Makna dalam Era Digital: Kajian Semantik Terhadap Bahasa di Media Sosial Indonesia. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 841—862. https://doi.org/10.63822/capxn478

Mawaddah, M., Sutrisno, I. H., & Hartutik, H. (2020). Identifikasi Penamaan Kampung-Kampung Etnis Jawa di Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa. Seuneubok Lada: Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Pendidikan, 7(2), 128—139. https://doi.org/10.33059/Jsnbl.V7i2.2262

Polii, F. F., & Ahmadi, A. (2024). Integrasi Kearifan Lokal untuk Pendidikan yang Memerdekakan dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Sekolah Dasar. Deiksis, 16(2), 234—246.

Rahmawati, N., & Nurhamidah, D. (2018). Makna Leksikal dan Gramatikal pada Judul Berita Surat Kabar Pos Kota (Kajian Semantik). Jurnal Sasindo Unpam, 6(1), 39—54.

Salbiah, R., & Idris, M. (2022). Jenis-Jenis Makna dan Perubahannya. An-Nahdah Al-'Arabiyah, 2(1), 48—60. https://doi.org/10.22373/nahdah.v2i1.1482

Salman, A., Irana, T. P., & Suri, N. (2025). Bahasa dan Nilai Budaya dalam Tradisi Peusijuek pada Masyarakat Aceh Kajian Antropolinguistik. Metahumaniora, 15(2), 129—138. https://doi.org/10.24198/Metahumaniora.v15i2.59682

Sarathan, I., Ridwansyah, R., & Pradana, A. (2020). Respon Warganet dan Analisis Semantik Berita Corona di CNN Indonesia pada Media Sosial Twitter: Januari—Maret 2020. Metahumaniora, 10(2), 198—207.

Sekarsih, F. N., & Vidyana, A. (2020). Toponimi sebagai Pelestari Budaya Lokal di Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Jurnal Graha Pengabdian, 2(4), 272—282.

Setyo, W. F. N., Chatarina, M., & Nurhadi, N. (2022). Toponymic and Historiography Influences On Place Naming of Villages in Klego District, Indonesia. International Conference on Geography and Education (Icge), 3, 89—100.

Sopanah, A., Syamsul, B. (2025). Akuntansi Berbasis Kearifan Lokal Menyatukan Nilai Tradisi dan Praktik Modern. Surabaya: Scopindo Media Pustaka.

Sugara, U., Supartinah, & Herwin. (2024). Persepsi Calon Guru Sekolah Dasar Terhadap Pengajaran Folklor: Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(2), 153—168. https://doi.org/10.24832/jpnk.v9i2.5123

Syah, W., Ibrahim, I., & Sofian, N. I. (2025). Lanskap Kulisusu dalam Teks Lagu Daerah Kulisusu Buton Utara. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 10(2), 484—497. https://doi.org/10.36709/bastra.v10i2.1273

Wibowo, T. U. S. H., Nurul, H., & Abdul, M. R. (2025). Pendidikan Karakter Berbasis Toponimi: Studi Relasi Budaya pada Pemukiman Etnis di Banten Lama. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi, 7(1), 93—107. https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i1.1476

Widiatmoko, S., Kusuma, D. L., Adhima, F., Suntoko, S., & Susanti, T. N. (2023). Refleksi Nilai Kultural dalam Toponimi sebagai Peluang Pengembangan Wisata di Desa Medalsari Kabupaten Karawang. Caraka: Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya, 9(2), 160—174. https://doi.org/10.30738/caraka.v9i2.14011

Wolionelo, Z., Sayama, M., & Herson, K. (2025). Proses Toponimi Desa dan Dusun di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 787—791. https://doi.org/10.31004/Jerkin.v4i1.1116




DOI: https://doi.org/10.26499/bahasa.v7i3.1774

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Bahasa: Jurnal keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is indexed at: 
 
 
 
Publisher by:

Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya with Perkumpulan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI)
 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 
Sekretariat: 

 Apartemen Suite Metro

Jalan Soekarno Hatta No. 698B, Kelurahan Jatisari - Kecamatan Buahbatu Bandung, Jawa Barat 40286